Jelly Gamat Gold-G

Jelly Gamat Gold-G
Klik Pesan Cepat Disini

Senin, 03 November 2008

BELAJAR MENDENGARKAN : SATU CARA MENCAPAI KESUKSESAN KARIER

Mendengar dan mendengarkan adalah sesuatu yang seolah sama, tetapi sebenarnya amat berbeda. Mendengar menunjukkan suatu proses dimana secara tidak sengaja (tanpa perhatian khusus) kita mendengar suara tertentu, yang terkadang kurang jelas maknanya. Sedangkan mendengarkan menunjukkan suatu proses yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk mendengarkan sesuatu hal (dengan sengaja berusaha menangkap signal audio).

Ketrampilan mendengarkan merupakan kemampuan penting bagi kesuksesan karier seseorang. Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa memiliki kemampuan mendengarkan dan menjadi pendengar yang baik akan menjadikan karyawan maju lebih cepat dalam organisasi. Dalam dunia kerja, kebanyakan karyawan yang sukses, telah menghabiskan 30 sampai 45 persen waktu komunikasi mereka untuk mendengarkan, sedangkan pimpinan yang berhasil menghabiskan 60 sampai 70 persen waktu mereka untuk mendengarkan.
Dalam lingkungan kerja, sebagai seorang karyawan, Anda pasti terlibat pada aktivitas mendengarkan. Sebagai seorang karyawan baru, Anda akan lebih sering mendengarkan atasan, yang salah satunya adalah mendengarkan instruksi, penugasan, dan penjelasan mengenai bagaimana seharusnya anda melakukan tugas atau menjalankan serangkaian proses pekerjaan. Penjelasan atau instruksi yang diberikan oleh atasan itu tentunya demikian penting, tidak saja untuk melaksanakan tugas pekerjaan hari ini, tetapi juga penting bagi pengembangan pribadi Anda sebagai seorang karyawan. Oleh karena itu, sebagai karyawan jangan takut atau segan untuk bertanyakepada atasan. Untuk hal-hal yang tidak anda mengerti, jangan pernah berfikir takut dianggap bodoh. Namun agar tidak terjadi suatu hal ditanyakan berulang kali, maka perlu bagi anda untuk membuat catatan untuk menutupi ’kelemahan’ ingatan kita.

Hal lain adalah anda pasti terlibat dalam aktivitas mendengarkan rekan kerja anda, mulai dari hal-hal kecil sehari-hari sampai dengan permasalahan berat yang terkait dengan koordinasi kerja.

Bagaimana agar anda sukses dalam mendengarkan?

Jawabnya adalah mendengarkan dengan empati.



Mendengarkan dengan Empati

Mendengarkan dengan empati adalah mendengarkan dengan segenap perasaan dan perhatian, caranya adalah dengan beberapa langkah berikut ini:

Perhatikan si Pembicara

Lakukan kontak mata yang positif dan nyaman untuk membuat si pembicara merasa dihargai dan dimengerti Posisikan badan anda ke arah si pembicara

Pusatkan perhatian untuk memahami pembicara :

Perhatikan perasaan dan persepsinya (ekspresi bahasa tubuhnya) bukan hanya kata-katanya

Jangan menginterupsi; dengarkan terus dan berupaya untuk membantu mengklarifikasikan hal-hal yang kurang jela, sampai apa yang dimaksudkannya menjadi jelas .

Jangan menghakimi atau mengkritik secara pedas – ini akan membuat sesorang “menutup diri” terhadap informasi atau hal yang akan disampaikannya kemudian

Buat rangkuman dari apa yang anda pahami



Merespon dengan penuh perhatian



Beri Respons yang sesuai, jelas dan konstruktif

Ungkapkan perspektif, pendapat, keprihatinan dan ide anda tentang masalah yang sedang diperbincangkan. Jangan selalu membenarkan apa yang disampaikan oleh pembicara, tetapi bersikaplah atau merespon sesuai dengan konteks dan porsi yang anda miliki

Diskusikan dan cari kesepakatan untuk mencapai solusi “menang – menang”

Tanyakan dan dorong dia untuk mengungkapkan ide-ide yang lainnya

Tambahkan ide-ide anda sendiri dan pertimbangkan semua pendapat atau pilihan yang tersusun hingga mencapai solusi “menang-menang”

Sumber:http://harryw.blog.perbanas.edu

Tidak ada komentar: